banner 728x250

Ilham: Sampah Jakarta Tanggung Jawab Bersama

banner 120x600
banner 468x60

INDOPOS.ONLINE – Wakil Camat Palmerah, Muchamad Ilham, menegaskan bahwa persoalan sampah di Jakarta bukan semata tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan peran aktif masyarakat. Hal itu disampaikan dalam kegiatan reses anggota DPRD DKI Jakarta Komisi B, Ahmad Lukman Jupiter, SE., MM., dari Partai NasDem.

Dalam kesempatan tersebut, Ilham menyoroti peningkatan volume sampah pasca-Lebaran yang dipicu oleh tingginya aktivitas masyarakat, termasuk lonjakan kunjungan ke pasar. Ia mengajak warga untuk memahami alur pengelolaan sampah secara menyeluruh, mulai dari rumah tangga hingga berakhir di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang.

banner 325x300

Ilham juga mengingatkan peristiwa longsor di zona 4A Bantar Gebang menjelang Lebaran, yang disebut sebagai dampak dari penumpukan sampah berlebih.
“Sampah itu berasal dari kita, warga Jakarta. Kenapa bisa banyak? Karena tidak dikelola dari rumah masing-masing,” ujar Ilham.

Menurutnya, persoalan utama bukan hanya keterbatasan fasilitas, tetapi juga minimnya pemanfaatan sarana yang telah disediakan pemerintah. Ia mencontohkan bantuan tempat sampah pilah dan komposter dari Dinas Lingkungan Hidup yang belum digunakan secara optimal di sejumlah wilayah.

Selain itu, Ilham menyoroti dampak lanjutan dari longsor yang menyebabkan penutupan sementara TPST Bantar Gebang oleh pihak kepolisian untuk keperluan investigasi. Kondisi ini diperparah oleh meningkatnya volume sampah menjelang Lebaran, sehingga memicu penumpukan sampah di berbagai titik di Jakarta akibat pembatasan jumlah truk pengangkut.

Lebih lanjut, Ilham menilai implementasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sampah belum berjalan optimal sejak diberlakukan hingga 2026.

“Sudah tujuh tahun, namun pelaksanaannya masih jalan di tempat, bahkan cenderung mati suri,” ungkapnya.

Dalam forum tersebut, Ilham mengimbau para Ketua RT, RW, dan masyarakat untuk mulai memilah serta mengelola sampah dari rumah. Ia juga menekankan pentingnya mengaktifkan kembali bank sampah sebagai solusi konkret untuk mengurangi volume sampah yang berakhir di Bantar Gebang.

“Kalau bank sampah tidak aktif, mari diaktifkan kembali. Ini kontribusi nyata kita untuk Jakarta,” katanya.

Ia juga mengingatkan agar tidak terjadi saling menyalahkan antara warga dan aparatur wilayah. Menurutnya, pengelolaan sampah merupakan tanggung jawab bersama.

“Sampah adalah tanggung jawab kita masing-masing. Kita yang menghasilkan, kita juga yang harus mengelola,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Ilham menyampaikan apresiasi kepada Ahmad Lukman Jupiter atas kontribusinya kepada masyarakat Palmerah, khususnya melalui bantuan satu unit mobil ambulans yang dinilai sangat bermanfaat bagi warga.
“Beliau selalu mengawal dan merealisasikan permasalahan di wilayah dengan cepat,” tambahnya.

Kegiatan reses ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, legislatif, dan masyarakat dalam mengatasi persoalan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah berkelanjutan di Jakarta.(him)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *