banner 728x250
Berita  

Seoul–Washington Bahas Kapal Selam Nuklir, Aliansi Pertahanan Masuki Fase Baru

SEOUL, SOUTH KOREA - NOVEMBER 04: South Korean Defense Minister Ahn Gyu-back speaks during a joint press conference with U.S. Defense Secretary Pete Hegseth, following the 57th Security Consultative Meeting at the Defense Ministry on November 04, 2025 in Seoul, South Korea. The defense chiefs of South Korea and the United States were set to hold their annual security talks in Seoul to discuss a range of security issues, such as how to modernize the decadeslong alliance between the two nations. (Photo by Lee Jin-man - Pool/Getty Images)
banner 120x600
banner 468x60

INDOPOS.ONLINE – Menteri Pertahanan Korea Selatan Ahn Gyu-back pada Senin menggelar pertemuan dengan Wakil Menteri Pertahanan Amerika Serikat untuk Kebijakan, Elbridge Colby, guna membahas rencana Seoul membangun kapal selam bertenaga nuklir serta sejumlah isu keamanan strategis yang masih tertunda dalam kerangka aliansi bilateral.

Dalam pertemuan tersebut, Ahn merujuk pada lembar fakta bersama yang dirilis kedua negara pada pertemuan puncak para pemimpin tahun lalu, serta hasil Pertemuan Konsultatif Keamanan yang baru-baru ini digelar. Ia menilai bahwa hubungan pertahanan Korea Selatan–Amerika Serikat telah mencapai “titik balik bersejarah” dan menekankan pentingnya menghasilkan capaian nyata dalam kerja sama pertahanan sepanjang tahun ini, sebagaimana disampaikan oleh Kementerian Pertahanan Korea Selatan.
Elbridge Colby, dalam kesempatan yang sama, menyatakan komitmen Washington untuk terus memperkuat kerja sama pertahanan dengan Seoul. Ia menyebut Korea Selatan sebagai sekutu teladan Amerika Serikat di kawasan, sekaligus mitra kunci dalam menjaga stabilitas keamanan regional.

banner 325x300

Kedua pihak sepakat bahwa kerja sama terkait akuisisi kapal selam bertenaga nuklir oleh Korea Selatan akan secara signifikan meningkatkan kemampuan pertahanan negara tersebut dalam menjaga keamanan Semenanjung Korea. Kesepakatan ini juga dipandang sebagai tonggak penting yang akan mendorong aliansi Seoul–Washington ke tingkat yang lebih tinggi dan lebih strategis.

Pembahasan juga mencakup Strategi Pertahanan Nasional terbaru yang dirilis oleh Pentagon pada pekan lalu.

Dokumen tersebut menempatkan Korea Selatan sebagai aktor utama dalam upaya penangkalan terhadap Korea Utara, dengan peran dukungan Amerika Serikat yang tetap krusial namun lebih terbatas.

Strategi ini mencerminkan meningkatnya tanggung jawab Seoul dalam menghadapi ancaman senjata konvensional, sementara Amerika Serikat tetap memberikan payung pencegahan terhadap ancaman nuklir dan strategis lainnya.

Dalam dialog tersebut, Ahn turut menegaskan pentingnya Korea Selatan mengambil kembali kendali operasional masa perang atas pasukannya. Langkah ini dinilai penting untuk mewujudkan sistem pertahanan Semenanjung Korea yang dipimpin langsung oleh Korea Selatan.

Ia pun menyerukan peningkatan kerja sama dengan Amerika Serikat guna merealisasikan tujuan tersebut secara bertahap dan terukur.

Secara terpisah, Elbridge Colby juga mengadakan pertemuan dengan Penasihat Keamanan Nasional Korea Selatan, Wi Sung-lac. Pertemuan ini difokuskan pada pembahasan berbagai isu yang masih tertunda dalam aliansi bilateral, sebagai bagian dari upaya berkelanjutan kedua negara untuk memperkuat koordinasi strategis dan kesiapan pertahanan bersama.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *