Jupiter Hadiri Festival Dekorasi Kampung Betawi di Kota Bambu Utara

INDOPOS. ONLINE — Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta, Jupiter, menghadiri Festival Dekorasi Kampung Betawi di Kelurahan Kota Bambu Utara, Jakarta Barat. Kehadiran Jupiter disambut antusias oleh tokoh masyarakat, pengurus RW dan RT, serta warga yang hadir di lokasi kegiatan.

Festival tersebut menjadi ruang bagi warga untuk menampilkan kreativitas dalam menghias lingkungan dengan nuansa khas Betawi. Selain menghadirkan suasana meriah, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya masyarakat dalam menjaga identitas budaya lokal di tengah perkembangan Jakarta sebagai kota metropolitan.

Dalam sambutannya, Jupiter mengapresiasi pelaksanaan Festival Dekorasi Kampung Betawi. Ia menilai kegiatan seperti ini penting untuk terus didukung karena mampu memperkenalkan budaya Betawi kepada generasi muda secara lebih dekat dan menyenangkan.

“Kegiatan festival Kampung Betawi ini tentunya menjadi langkah yang penting untuk terus kita dukung dan dikembangkan agar generasi muda semakin mengenal, semakin mencintai, dan bangga terhadap budayanya sendiri,” ujar Jupiter.

Jupiter menegaskan, budaya Betawi merupakan bagian penting dari identitas Jakarta. Menurutnya, modernisasi kota tidak boleh membuat masyarakat melupakan warisan leluhur yang telah membentuk karakter sosial dan budaya ibu kota.

Ia juga menyebut, festival budaya tidak hanya berfungsi sebagai ajang hiburan, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antarwarga. Melalui kegiatan tersebut, nilai gotong royong, kebersamaan, dan persaudaraan dapat terus dirawat di lingkungan masyarakat.

“Melalui kegiatan seperti ini kita tidak hanya menjaga warisan leluhur, tetapi juga mewariskan semangat kepada generasi muda agar identitas budaya mempererat persaudaraan dan menjadi sarana promosi budaya Betawi yang semakin dikenal luas,” katanya.

Jupiter berharap Festival Dekorasi Kampung Betawi dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Ia juga mendorong agar kegiatan serupa semakin dikembangkan dengan melibatkan lebih banyak warga, terutama generasi muda.

Menurutnya, pelestarian budaya lokal perlu dilakukan melalui kegiatan yang hidup di tengah masyarakat. Dengan begitu, budaya Betawi tidak hanya dikenang sebagai warisan masa lalu, tetapi juga terus tumbuh sebagai identitas Jakarta yang relevan dengan kehidupan masyarakat saat ini.

Festival Dekorasi Kampung Betawi di Kota Bambu Utara menjadi salah satu contoh keterlibatan warga dalam menjaga kekayaan budaya lokal. Melalui kegiatan ini, masyarakat tidak hanya memperindah lingkungan, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan dan kebanggaan terhadap budaya Betawi.(him)

Mahasiswa UBSI Slipi Tebar Kepedulian Lewat Pengabdian Masyarakat di Panti Yauma

INDOPOS.ONLINE – Mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Slipi kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap sesama melalui kegiatan Pengabdian Masyarakat Kelompok Agama yang dilaksanakan di Panti Yauma, Jalan Kamboja Raya RT 005 RW 007, Kelurahan Kota Bambu Utara, Jakarta Barat, pada Senin (1/6/2026).

Mengangkat tema “Langkah Kecil, Mimpi Besar dari Keutamaan Ibadah Puasa”, kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk berbagi ilmu, kebahagiaan, sekaligus menumbuhkan semangat kepedulian sosial bersama anak-anak yatim dan dhuafa. Acara yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut berlangsung dengan suasana hangat, penuh kebersamaan, dan sarat nilai edukatif.

Pada kesempatan itu, mahasiswa UBSI Slipi menyampaikan materi keagamaan mengenai hikmah dan keutamaan ibadah puasa. Materi yang dibahas mencakup nilai-nilai penting seperti kesabaran, keikhlasan, kedisiplinan, serta kepedulian terhadap sesama. Penyampaian dilakukan secara interaktif sehingga anak-anak panti dapat mengikuti kegiatan dengan antusias dan lebih mudah memahami pesan yang disampaikan.

Tak hanya berbagi pengetahuan, para mahasiswa juga mengajak anak-anak panti mengikuti berbagai kegiatan kebersamaan yang menciptakan suasana ceria dan menyenangkan. Kegiatan semakin meriah dengan pembagian doorprize, donasi, serta makanan untuk seluruh penghuni panti. Kehadiran mahasiswa di tengah anak-anak yatim dan dhuafa menjadi wujud nyata kepedulian generasi muda terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Ketua Kelompok Agama UBSI Slipi, Krisna, berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang nyata dan berkelanjutan bagi anak-anak panti.

“Semoga kegiatan ini bisa bermanfaat untuk adik-adik yatim dan dhuafa di Panti Yauma. Ilmu yang kami sampaikan dalam pengabdian ini semoga dapat dipelajari dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Semoga kegiatan ini menjadi keberkahan bagi kita semua,” ujar Krisna.

Apresiasi juga disampaikan oleh pengurus Panti Yauma, Bapak Didi. Ia mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kontribusi yang diberikan oleh mahasiswa UBSI Kampus Slipi.

“Kami dari Panti Yauma mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa dan mahasiswi Universitas Bina Sarana Informatika Kampus Slipi yang telah berbagi ilmu, kebersamaan, dan perhatian kepada adik-adik yatim dan dhuafa. Semoga apa yang telah diberikan, baik berupa donasi, doorprize, maupun makanan, dapat membawa kebahagiaan bagi mereka,” ungkap Didi.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa UBSI Slipi tidak hanya menjalankan salah satu bentuk Tri Dharma Perguruan Tinggi, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dalam kehidupan bermasyarakat. Semangat berbagi yang terinspirasi dari keutamaan ibadah puasa diharapkan dapat menumbuhkan karakter peduli, ikhlas, dan bertanggung jawab, baik bagi mahasiswa maupun para penerima manfaat.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa tindakan sederhana yang dilakukan dengan ketulusan dapat memberikan dampak yang berarti bagi orang lain. Dengan terus menanamkan semangat kepedulian sosial, mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang menghadirkan manfaat nyata serta menginspirasi lebih banyak orang untuk saling berbagi dan peduli terhadap sesama.

Exit mobile version