PGN Dorong UMKM Lokal Tembus Pasar Nasional

INDOPOS.ONLINE – Komitmen membangun kemandirian ekonomi masyarakat terus diperkuat PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) melalui strategi pemberdayaan yang inklusif dan berkelanjutan.

Sebagai bagian dari Subholding Gas PT Pertamina (Persero), PGN mengintegrasikan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola atau environmental, social, and governance (ESG) dalam program tanggung jawab sosial perusahaan. Langkah ini dilakukan untuk mendorong terbentuknya ekosistem ekonomi masyarakat yang lebih mandiri dan berdaya saing.

Melalui ajang Batik Bordir & Aksesoris Fair 2026 di Surabaya yang berlangsung pada 6–10 Mei lalu, PGN menghadirkan lima pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan unggulan dari Garut, Padang, Palembang, Tangerang, dan Depok.

Kehadiran para pelaku UMKM tersebut menjadi bagian dari upaya PGN memperluas akses pasar sekaligus meningkatkan kualitas produk lokal agar mampu bersaing pada level yang lebih tinggi.

Sekretaris Perusahaan PGN, Fajriyah Usman, mengatakan inisiatif tersebut tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga membuka kesempatan yang setara bagi seluruh lapisan masyarakat.

Hingga 2026, PGN tercatat telah membina ratusan pelaku usaha kecil dengan fokus utama pada pemberdayaan yang inklusif.

“Program ini tidak hanya memberikan ruang untuk berekspresi, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi kelompok rentan dan pelaku usaha kecil binaan agar memiliki kemandirian di masa depan,” ujar Fajriyah Usman dalam keterangan resminya.

Dalam pameran tersebut, PGN juga berkolaborasi dengan Zaliva untuk menghadirkan ruang kreatif bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

Kolaborasi ini menjadi bagian dari strategi keberlanjutan PGN dalam memastikan setiap individu memiliki kesempatan untuk tumbuh, berkarya, dan berkontribusi dalam roda ekonomi nasional.

Melalui pendampingan yang konsisten, PGN berharap investasi sosial tersebut mampu memberikan dampak jangka panjang terhadap penguatan ekonomi kerakyatan.

Keberpihakan terhadap kelompok marginal juga menjadi bukti bahwa pertumbuhan perusahaan besar akan lebih bermakna ketika berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Anak Disabilitas Surabaya Berkarya Lewat Batik

INDOPOS.ONLINE – Semangat anak-anak penyandang disabilitas dalam menghasilkan karya seni kembali menjadi sorotan. Melalui keterampilan membatik, sejumlah anak dari Rumah Anak Prestasi menunjukkan bahwa keterbatasan fisik maupun intelektual bukan menjadi penghalang untuk berkarya dan tampil percaya diri di hadapan publik.

Aksi membatik tersebut ditampilkan dalam sebuah pameran di Surabaya. Anak-anak dengan hambatan rungu, grahita, dan daksa memperlihatkan kemampuan mereka mengolah kain bermotif indah melalui teknik membatik yang membutuhkan ketelitian, kesabaran, serta kreativitas.

Kehadiran mereka merupakan bagian dari ruang inklusif yang dihadirkan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) bekerja sama dengan UMKM Zaliva. Program ini menjadi wadah bagi anak-anak disabilitas untuk mengembangkan keterampilan sekaligus memperkenalkan hasil karya mereka kepada masyarakat luas.

Sebanyak lima remaja istimewa tampil percaya diri dalam peragaan membatik. Mereka tidak hanya menunjukkan kemampuan teknis, tetapi juga berinteraksi langsung dengan pengunjung pameran. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa karya anak disabilitas memiliki nilai seni dan layak mendapat apresiasi.

Pemilik UMKM Zaliva, Zakiyah Fitri, mengatakan saat ini terdapat sekitar 30 anak disabilitas yang aktif mengasah keterampilan motorik dan kreativitas melalui kegiatan membatik dan kerajinan tangan.

Menurut Zakiyah, proses pelatihan tersebut tidak hanya berfokus pada kemampuan tangan, tetapi juga diarahkan untuk membangun kemandirian mental anak-anak agar lebih siap menghadapi tantangan kehidupan.

“Anak-anak disabilitas memiliki semangat belajar yang luar biasa. Dengan dukungan ruang yang diberikan, mereka tidak hanya berkarya tetapi juga merasakan langsung hangatnya apresiasi dari masyarakat luas,” ujar Zakiyah Fitri.

Sekretaris Perusahaan PGN, Fajriyah Usman, menegaskan bahwa perusahaan meyakini setiap anak memiliki potensi yang setara. Melalui pelatihan membatik dan pembuatan kerajinan tangan secara berkelanjutan, anak-anak disabilitas didorong untuk memiliki bekal keterampilan yang dapat menopang ekonomi mereka di masa depan.

“Kami ingin mereka berani tampil dan merasakan bahwa karya yang dihasilkan memiliki nilai ekonomi. Ini adalah perjalanan untuk membangun rasa percaya diri mereka agar lebih mandiri,” tutur Fajriyah Usman.

Kegiatan yang berlangsung sepanjang pekan tersebut memberikan pesan kuat tentang pentingnya ruang inklusif bagi penyandang disabilitas. Ketekunan anak-anak dalam menggoreskan malam di atas kain menjadi pengingat bahwa keterbatasan bukan hambatan untuk berdaya, melainkan dorongan untuk terus menghadirkan kesempatan yang setara bagi semua.

Suzuki Burgman Fun Rally 2026 Meriah di Bekasi

INDOPOS.ONLINE – PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) sukses menggelar Burgman Fun Rally 2026 sebagai ajang mempererat hubungan antara Suzuki dan konsumen urban yang aktif serta dinamis.

Gelaran yang berlangsung pada Sabtu, 9 Mei 2026, tersebut diikuti sekitar 300 pengguna skutik Burgman Street 125EX dari tiga wilayah keberangkatan, dengan titik akhir di Gedung Juang 45 Bekasi.

Burgman Fun Rally 2026 tidak hanya menjadi kegiatan berkendara bersama, tetapi juga menjadi ruang interaksi antara Suzuki dan para konsumennya. Kemeriahan acara semakin terasa dengan dukungan berbagai komunitas pengguna motor Suzuki yang tetap solid dan aktif.

Selain pengguna Burgman Street 125EX, anggota komunitas matic seperti Hayate, Spin, Avenis, hingga GSX Community Indonesia (GCI) turut berpartisipasi. Kehadiran berbagai klub tersebut menjadi bukti kuatnya semangat persaudaraan dan antusiasme komunitas Suzuki.

Solidaritas peserta terlihat sejak rombongan memulai perjalanan melalui tiga zona keberangkatan. Zona A meliputi rute Suzuki Motor Cengkareng, Suzuki Motor AMS Tangerang, Mitraindo Ciledug, hingga Suzuki Motor Tambun. Zona B mencakup Suzuki Motor Sunter, Suzuki Motor Cakung, Suzuki PUMA Galaxy, hingga Suzuki Motor Tambun. Sementara Zona C melewati Suzuki Motor Parung, Suzuki Motor Cibinong, Suzuki Motor Depok, dan Suzuki Motor Tambun.

Menanggapi kesuksesan acara tersebut, Teuku Agha, 2W Sales & Marketing Department Head PT SIS, menyampaikan apresiasinya.

“Melihat antusiasme 300 peserta memadati jalanan pada akhir pekan kemarin sungguh luar biasa. Burgman Fun Rally 2026 bukan sekadar ajang berkendara, melainkan wadah bagi kami untuk membangun ikatan kuat dengan para konsumen. Kami ingin memastikan setiap pengguna merasa bangga dan menjadi bagian dari keluarga besar Suzuki,” ujar Agha.

Dalam kegiatan ini, peserta mengikuti rangkaian checkpoint yang berisi berbagai tantangan interaktif. Setiap peserta mengumpulkan poin dari tiga titik utama sebagai dasar penilaian. Meski berlangsung kompetitif, suasana kebersamaan antaranggota komunitas tetap menjadi prioritas utama.

Kemeriahan berlanjut di titik akhir Gedung Juang 45 Bekasi. Peserta disambut dengan bazaar kuliner, live music yang menampilkan band dan DJ, interactive games seperti cash cube, serta cosplay competition bertema anime.

Selain itu, peserta juga mendapatkan berbagai benefit, mulai dari subsidi bahan bakar hingga voucher yang dapat digunakan di area bazaar.

Sebagai bentuk apresiasi, Suzuki menyiapkan total hadiah jutaan rupiah bagi peserta terbaik. Untuk kategori Fun Rally, Juara 1 berhak membawa pulang uang tunai Rp5.000.000, Juara 2 sebesar Rp3.000.000, dan Juara 3 sebesar Rp2.000.000. Pemenang kompetisi cosplay juga memperoleh hadiah jutaan rupiah beserta piagam penghargaan.

“Burgman Fun Rally 2026 adalah bukti komitmen kami untuk terus menghadirkan aktivitas yang relevan dengan gaya hidup urban saat ini. Perpaduan antara kompetisi otomotif dan hiburan menjadikannya sebuah festival berkesan. Kami berterima kasih atas partisipasi luar biasa ini dan berharap dapat mengadakannya kembali,” tutup Agha.

Kemnaker Buka Peluang Magang ke Miyazaki

INDOPOS.ONLINE – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperkuat kerja sama dengan Pemerintah Prefektur Miyazaki, Jepang, untuk membuka peluang lebih luas bagi talenta muda Indonesia mengikuti program magang teknis di berbagai sektor industri unggulan.

Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui skema pelatihan, pengiriman, dan penerimaan peserta magang yang lebih terstruktur.

Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, menegaskan bahwa kerja sama ini tidak hanya berfokus pada penempatan peserta magang, tetapi juga memastikan perlindungan serta keberlanjutan pengembangan karier setelah mereka kembali ke Indonesia.

“Kami sangat mengapresiasi komitmen Pemerintah Prefektur Miyazaki dalam memperluas peluang penempatan ini. Fokus utama kami adalah memastikan adanya kecocokan pekerjaan (job matching) agar kompetensi yang dimiliki anak muda kita selaras dengan kebutuhan industri di sana,” ujar Cris Kuntadi dalam keterangan resminya.

Hingga Mei 2026, minat talenta muda Indonesia untuk mengikuti program magang ke Jepang tercatat cukup tinggi. Sepanjang tahun berjalan, sebanyak 18.316 orang telah diberangkatkan ke Jepang. Khusus di Prefektur Miyazaki, jumlah peserta magang asal Indonesia juga menunjukkan tren peningkatan.

Untuk mendukung kesiapan calon peserta, Kemnaker telah menyiapkan berbagai balai pelatihan, baik milik pemerintah maupun swasta. Fasilitas tersebut digunakan untuk membekali peserta dengan kemampuan teknis serta penguasaan bahasa sebelum diberangkatkan ke luar negeri.

Melalui kerja sama ini, peserta magang diharapkan tidak hanya memperoleh pengalaman kerja profesional di Jepang, tetapi juga mampu menyerap disiplin kerja, meningkatkan kompetensi, dan memiliki peta jalan karier yang lebih jelas setelah kembali ke Indonesia.

Rorotan Pangkas 6,5 Ton Sampah Harian

INDOPOS.ONLINE – Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, berhasil mengurangi volume sampah harian hingga 6,5 ton melalui gerakan pilah sampah yang dilakukan secara serentak oleh masyarakat dan pemerintah setempat, Senin (11/05/2026).

Lurah Rorotan, Ahmad Fitroh, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak dalam mengelola sampah langsung dari sumbernya. Menurutnya, gerakan ini mampu menekan jumlah sampah yang dikirim ke RDF Rorotan dan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.

“Berkat kerja sama seluruh elemen masyarakat, volume sampah yang dikirim ke RDF Rorotan dan TPST Bantargebang berhasil ditekan. Dari total produksi sampah harian sekitar 40 ton, kami mampu mengurangi hingga 6,5 ton,” ujar Ahmad Fitroh di Jakarta.

Ia menegaskan, persoalan sampah tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah. Kesadaran masyarakat menjadi faktor utama dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

“Masyarakat sebagai penghasil sampah memiliki kewajiban untuk ikut memilah dan mengolah sampahnya sendiri,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, Kelurahan Rorotan melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari RT, RW, LMK, Dasawisma, Posyandu, hingga kader Jumantik. Mereka turut memberikan edukasi secara masif kepada warga mengenai pentingnya pemilahan sampah dari rumah.

Ahmad juga menyebut kondisi daya tampung TPST Bantargebang yang semakin penuh menjadi peringatan bagi semua pihak untuk segera mengubah pola pengelolaan sampah. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah memulai pemilahan sampah dari tingkat rumah tangga.

Sebagai bentuk dukungan, Kelurahan Rorotan bersama Suku Dinas Lingkungan Hidup Kota Administrasi Jakarta Utara menyediakan berbagai sarana pendukung, seperti ember organik, drop point, losida, komposter, hingga bioreaktor di lingkungan RT dan RW.

“Setiap RT memiliki dua hingga empat titik drop point agar warga lebih mudah membuang sampah organik yang telah dipilah dari rumah,” jelasnya.

Sampah organik yang terkumpul kemudian dibawa ke TPS 3R (Reduce, Reuse, Recycle) untuk diolah menjadi bubur pakan ternak bagi maggot, ayam, dan bebek.

“Jadi, sampah tidak langsung dibuang ke RDF atau Bantargebang, tetapi dimanfaatkan kembali agar memiliki nilai guna,” tambah Ahmad.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Jakarta Utara menetapkan Kelurahan Rorotan sebagai proyek percontohan pemilahan sampah mandiri. Program ini diharapkan mampu menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan.

“Kami terus mendorong optimalisasi pengelolaan sampah melalui program percontohan pemilahan sampah 100 persen di wilayah Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing,” ujar Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Kota Jakarta Utara, Wawan Budi Rohman.

Polytron Catat Lonjakan Penjualan Motor Listrik 2026

INDOPOS.ONLINE – Di tengah meningkatnya adopsi kendaraan listrik di Indonesia, Polytron mencatatkan performa impresif dengan lonjakan penjualan motor listrik hingga dua kali lipat pada kuartal awal 2026. Pertumbuhan tersebut semakin memperkuat posisi Polytron sebagai salah satu pemimpin pasar motor listrik nasional dengan total populasi pengguna yang kini mendekati 50.000 pengguna di seluruh Indonesia.

Seiring tren pasar kendaraan listrik yang terus bergerak positif, Polytron optimistis menargetkan penjualan sebanyak 3.500 unit motor listrik setiap bulan. Capaian tersebut dinilai menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kesiapan ekosistem kendaraan listrik yang dikembangkan perusahaan.

Momentum positif ini juga diperkuat dengan apresiasi dari industri otomotif nasional. Model unggulan Polytron Fox 350 resmi meraih penghargaan “Motor Listrik Terbaik 2026” dalam ajang bergengsi Uzone Choice Awards 2026.

Penghargaan tersebut diberikan berkat hadirnya berbagai teknologi modern yang mengutamakan kenyamanan dan keamanan berkendara. Polytron Fox 350 dibekali fitur smart keyless system, konektivitas smartphone, regenerative braking level 2 untuk efisiensi daya, cruise control, hingga hill start assist yang membantu pengendara saat melintasi medan menanjak.

Head of Group Product EV 2W Polytron, Ilman Fachrian Fadly, menyatakan bahwa peningkatan penjualan dan jumlah pengguna menjadi bukti nyata perubahan perilaku masyarakat terhadap kendaraan listrik.

“Pertumbuhan penjualan sebesar 2x lipat dan pencapaian hampir 50.000 pengguna merupakan data konkret bahwa masyarakat sudah bergerak dari fase coba-coba menuju adopsi kendaraan listrik secara konsisten. Penghargaan untuk Fox 350 menjadi validasi objektif bahwa fokus kami pada teknologi yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia sangat menjawab kebutuhan mobilitas harian konsumen,” ujar Ilman.

Fleksibilitas Kepemilikan Jadi Daya Tarik

Selain inovasi teknologi, peningkatan adopsi lini Polytron Fox Series juga didorong oleh fleksibilitas skema kepemilikan yang ditawarkan kepada konsumen. Polytron menghadirkan opsi buy-to-own atau pembelian putus beserta baterai, serta skema sewa baterai.

Skema sewa baterai dinilai menjadi solusi praktis bagi konsumen karena mampu menekan biaya pembelian awal sekaligus memberikan jaminan perawatan dan penggantian baterai selama masa sewa berlangsung.

Untuk mempercepat transisi menuju kendaraan bebas emisi, Polytron menghadirkan program khusus bertajuk “aMAYzing Move” yang berlangsung sepanjang 1 hingga 31 Mei 2026.

Melalui program tersebut, Polytron memberikan subsidi langsung kepada konsumen tanpa proses rumit untuk sejumlah produk motor listrik unggulannya, meliputi:

  • Subsidi Rp7.000.000 untuk seri FOX R dan FOX 200
  • Subsidi Rp6.500.000 untuk seri FOX 350
  • Subsidi Rp5.000.000 untuk lini premium FOX 500

Program “aMAYzing Deal” ini diharapkan menjadi momentum bagi masyarakat untuk beralih ke kendaraan yang lebih praktis, efisien, dan ramah lingkungan.

Informasi lebih lanjut mengenai spesifikasi produk maupun jaringan dealer dapat diakses melalui Polytron Official Website serta akun Instagram resmi @polytron.ev.

Penguatan Adminduk di Semanan Lewat Program KAMSA

INDOPOS.ONLINE – Upaya memperkuat ketertiban administrasi kependudukan terus digencarkan di tingkat wilayah. Pos RW 09 Kelurahan Semanan menggelar sosialisasi pembentukan RW KAMSA (Kampung Sadar Administrasi Kependudukan) yang dirangkaikan dengan pelayanan administrasi kependudukan bagi warga setempat.

Program KAMSA menjadi salah satu strategi untuk memastikan masyarakat memahami pentingnya dokumen kependudukan yang lengkap, akurat, dan mutakhir. Melalui inisiatif ini, warga tidak hanya diharapkan memiliki dokumen secara fisik, tetapi juga tercatat secara valid dalam sistem data kependudukan.

Kasatpel Dukcapil Kelurahan Semanan, Aries Afriansyah, SH, menegaskan bahwa program KAMSA berorientasi pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat dalam layanan administrasi kependudukan. Ia menilai tertib administrasi kependudukan merupakan fondasi penting dalam berbagai aspek pelayanan publik, mulai dari akses pendidikan, kesehatan, hingga bantuan sosial.

“Dengan adanya program KAMSA, diharapkan masyarakat, khususnya warga Kelurahan Semanan, dapat terpenuhi kebutuhan dasar pelayanannya melalui administrasi kependudukan yang tertib dan valid, baik secara data maupun secara fisik sesuai domisili,” ujar Aries.

Selain sosialisasi, kegiatan ini juga menghadirkan layanan langsung bagi warga yang ingin mengurus dokumen kependudukan, seperti Kartu Keluarga, KTP elektronik, hingga pembaruan data. Pendekatan jemput bola ini dinilai efektif dalam menjangkau masyarakat yang selama ini menghadapi kendala akses maupun keterbatasan waktu.

Pendataan tidak hanya menyasar warga tetap, tetapi juga difokuskan pada penduduk non permanen di wilayah Kelurahan Semanan. Langkah ini dinilai krusial mengingat tingginya mobilitas penduduk di kawasan perkotaan, khususnya Jakarta Barat.

Pendataan penduduk non permanen mencakup informasi penting seperti domisili sementara, jenis pekerjaan, lama masa tinggal, hingga pihak yang menjadi penjamin keberadaan mereka di Jakarta. Seluruh data tersebut diverifikasi dan diketahui oleh pengurus wilayah setempat, yakni RT dan RW.

Menurut Aries, pendataan ini bertujuan menciptakan ketertiban administrasi sekaligus meningkatkan pengawasan sosial di lingkungan masyarakat. “Dengan pendataan yang jelas, keberadaan pendatang baru dapat terpantau secara administratif dan sosial, sehingga menciptakan lingkungan yang lebih tertib dan aman,” tambahnya.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari warga RW 09 yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperbarui data kependudukan mereka. Ke depan, program KAMSA diharapkan menjadi model pelayanan berbasis komunitas yang mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya administrasi kependudukan yang akurat dan berkelanjutan.

Melalui sinergi antara pemerintah kelurahan, Dukcapil, serta pengurus RT/RW, upaya mewujudkan tertib administrasi kependudukan diharapkan tidak lagi sekadar target administratif, melainkan berkembang menjadi budaya baru di tengah masyarakat.

Investasi Energi Hijau RI Makin Dilirik Dunia

INDOPOS.ONLINE – Pemerintah Indonesia tengah mempercepat pengembangan energi hijau dan energi baru terbarukan (EBT) sebagai strategi utama untuk menarik minat investor global. Langkah ini diposisikan sebagai instrumen penting dalam mendatangkan modal asing sekaligus memperkuat komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani, menyatakan bahwa tren investasi global saat ini semakin berorientasi pada proyek-proyek berbasis lingkungan yang mendukung peningkatan kualitas hidup jangka panjang.

Dalam keterangannya di Jakarta, Rosan menegaskan bahwa berbagai program ramah lingkungan yang diusung pemerintah sejalan dengan minat investor internasional. Ia menyebutkan bahwa ketertarikan tersebut terus meningkat seiring dengan arah kebijakan Indonesia yang semakin progresif.

Pemerintah juga telah mempercepat target Net Zero Emission (NZE) dari 2060 menjadi 2050. Percepatan ini dinilai sebagai sinyal kuat kepada komunitas global mengenai keseriusan Indonesia dalam menjalankan transisi menuju energi bersih.

Salah satu agenda prioritas adalah konversi pembangkit listrik tenaga diesel menjadi pembangkit listrik tenaga surya. Kebijakan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan kapasitas listrik tenaga surya nasional mencapai 100 gigawatt (GW).

Selain tenaga surya, sektor pembangkit listrik tenaga panas bumi (geothermal) juga menunjukkan daya tarik tinggi, terutama bagi investor dari Jepang. Menurut Rosan, stabilitas pemerintahan serta kesesuaian program nasional dengan kebutuhan pasar global menjadi faktor utama yang meningkatkan daya saing Indonesia.

Lebih jauh, pemerintah tidak hanya berfokus pada nilai investasi, tetapi juga dampak sosial yang dihasilkan. Rosan, yang juga menjabat sebagai CEO Danantara, menekankan pentingnya penciptaan lapangan kerja melalui masuknya investasi asing.

Ia menambahkan bahwa pemerintah siap memberikan berbagai kemudahan dan stimulus bagi investor yang berkomitmen pada pengembangan energi hijau sekaligus pemberdayaan tenaga kerja domestik.

Kriteria pemberian insentif pun kini diperluas. Selain nilai investasi, pemerintah juga mempertimbangkan tingkat penyerapan tenaga kerja sebagai indikator utama. Proyek energi terbarukan yang mampu menciptakan lapangan kerja dalam jumlah besar akan memperoleh dukungan dalam bentuk insentif fiskal maupun nonfiskal.

Langkah ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi hijau yang tidak hanya berkelanjutan, tetapi juga inklusif bagi masyarakat luas.

Diet Nabati Sehat Turunkan Risiko Demensia

INDOPOS.ONLINE – Menjaga kesehatan otak pada usia matang kini menjadi perhatian utama, khususnya bagi perempuan dengan gaya hidup aktif. Sebuah studi skala besar yang dipublikasikan dalam jurnal medis Neurology milik American Academy of Neurology pada April 2026 mengungkap keterkaitan signifikan antara pola makan dan risiko demensia.

Penelitian tersebut menganalisis data dari Multiethnic Cohort Study yang melibatkan lebih dari 92.000 peserta. Temuan utamanya menunjukkan bahwa kualitas makanan berbasis tumbuhan memiliki peran lebih besar dibanding sekadar menghindari produk hewani. Individu yang secara konsisten mengonsumsi makanan nabati sehat tercatat memiliki risiko demensia 12 persen lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak memperhatikan kualitas nutrisi.

Demensia merupakan istilah medis yang merujuk pada sekumpulan gejala penurunan fungsi kognitif secara signifikan, termasuk gangguan memori, penurunan kemampuan berpikir, serta kesulitan menjalankan aktivitas sehari-hari. Kondisi ini umumnya terjadi pada usia lanjut, sering kali di atas 65 tahun, meski proses degeneratifnya dapat dimulai jauh lebih awal tanpa disadari. Gejala awal yang kerap muncul meliputi gangguan ingatan jangka pendek, disorientasi waktu dan tempat, hingga perubahan kepribadian. Tanpa intervensi gaya hidup yang tepat, demensia dapat menurunkan kualitas hidup secara drastis.

Studi tersebut mengategorikan makanan nabati sehat sebagai konsumsi biji-bijian utuh, buah-buahan, sayuran hijau, minyak nabati berkualitas, kacang-kacangan, serta minuman seperti teh dan kopi. Sebaliknya, pola makan berbasis tumbuhan yang tidak sehat—seperti biji-bijian olahan, kentang goreng, serta makanan tinggi gula tambahan—justru meningkatkan risiko demensia hingga 25 persen apabila dikonsumsi berlebihan dalam jangka panjang.

Temuan ini menegaskan bahwa tidak semua makanan berbasis tumbuhan memberikan manfaat optimal bagi kesehatan otak, terutama jika melalui proses pengolahan intensif atau mengandung kadar gula tinggi.

Lebih lanjut, penelitian juga mengungkap bahwa konsumsi telur dalam jumlah wajar berkaitan dengan penurunan risiko demensia sebesar 12 persen. Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan diet terbaik bukanlah eliminasi total produk hewani, melainkan pola makan seimbang yang mengutamakan bahan pangan utuh serta membatasi makanan olahan.

Dengan demikian, kombinasi antara asupan nutrisi berkualitas, stimulasi kognitif berkelanjutan, dan aktivitas fisik rutin menjadi strategi efektif dalam menjaga kesehatan otak. Pendekatan ini dinilai mampu membantu perempuan Indonesia mempertahankan fungsi kognitif secara optimal hingga usia lanjut.

Relokasi Napi High Risk, DPR Soroti Keamanan

INDOPOS.ONLINE – Anggota Komisi XIII DPR RI, Andreas Hugo Pareira, memberikan tanggapan terkait kebijakan pemindahan 263 ribu warga binaan kategori high risk ke Nusakambangan.

Menurut Andreas, kebijakan tersebut didasarkan pada pertimbangan utama aspek keamanan. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah potensi gangguan terhadap warga binaan lain sekaligus meminimalkan risiko pelarian.

“Dasarnya tentu aspek keamanan, agar tidak mengganggu dan membahayakan warga binaan lain, serta memperkecil kemungkinan melarikan diri,” ujarnya kepada Hallonews di Jakarta, Jumat (24/4/2026).

Terkait kapasitas Nusakambangan, ia menilai secara umum masih memadai untuk menampung warga binaan kategori high risk. “Seharusnya cukup,” katanya singkat.

Namun demikian, Andreas menekankan perlunya strategi komprehensif dari pemerintah dalam mengantisipasi overkapasitas serta potensi gangguan keamanan di lembaga pemasyarakatan. Ia menyebut penambahan kapasitas lapas dan penerapan pendekatan restoratif sebagai langkah strategis yang perlu diperkuat.

Ia juga menyoroti fakta bahwa lebih dari 50 persen warga binaan merupakan narapidana kasus narkotika, dengan sebagian besar di antaranya adalah pengguna yang seharusnya masuk dalam kategori rehabilitasi.

“Melalui pembinaan, hukuman kerja sosial, dan pendekatan rehabilitasi bisa menjadi langkah strategis. Namun, rehabilitasi juga membutuhkan fasilitas dan biaya,” jelasnya.

Dari sisi kesiapan, Andreas menilai lapas high risk di Nusakambangan relatif siap, baik dari aspek lokasi, sistem pengamanan, maupun infrastruktur pendukung.

Ia menegaskan bahwa kebijakan ini tetap mempertimbangkan prinsip hak asasi manusia (HAM), tidak hanya bagi warga binaan high risk, tetapi juga bagi warga binaan lain serta petugas lapas.

“Artinya, ada keseimbangan antara HAM warga binaan yang bersangkutan dengan HAM warga binaan lain dan petugas,” ujarnya.

Terkait mekanisme klasifikasi high risk, Andreas menjelaskan bahwa penilaian tersebut dilakukan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

Lebih lanjut, ia menilai model pembinaan di Nusakambangan dapat mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan. Hal ini ditunjang oleh ketersediaan lahan pertanian serta fasilitas produksi yang memungkinkan mereka tetap produktif selama menjalani masa pidana.

“Warga binaan dilatih bekerja dan produktif sebagai bekal reintegrasi,” katanya.

Sementara itu, terkait kebutuhan anggaran pemindahan, ia menyebut besaran biaya sangat bergantung pada jarak pemindahan masing-masing warga binaan.

Dalam aspek koordinasi, Andreas menekankan pentingnya sinergi antara Kementerian Hukum dan HAM dengan aparat penegak hukum lainnya, khususnya dalam menjaga keseimbangan antara perlindungan HAM dan proses pembinaan.

Ia menambahkan, sejauh ini proses pemindahan berjalan normal. Namun, potensi penyimpangan tetap perlu diwaspadai, terutama jika terjadi kelalaian atau kerja sama yang tidak semestinya dari oknum petugas.

“Kalau terjadi penyelewengan biasanya karena adanya kerja sama atau pembiaran oleh petugas,” tegasnya.

Exit mobile version