INDOPOS.ONLINE— Untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), jajaran Polsubsektor Terminal 2 Polresta Bandara Soekarno-Hatta mengintensifkan patroli gabungan di kawasan terminal serta area pendukung bandara. Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan, termasuk praktik premanisme dan aktivitas debt collector ilegal.
Kapolsubsektor Terminal 2 Bandara Soetta, Ipda Septian Wahyudi, menyampaikan patroli difokuskan pada titik-titik rawan untuk memastikan lingkungan bandara tetap aman dan kondusif bagi penumpang, pekerja, serta masyarakat sekitar.
Dalam pelaksanaan patroli, petugas turut memberikan perhatian pada aktivitas di area parkir. Ipda Septian menjelaskan, juru parkir diingatkan agar meningkatkan kewaspadaan saat menjalankan tugas.
“Kewaspadaan dinilai penting untuk menekan potensi kejahatan, seperti pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, pencurian kendaraan bermotor, hingga kejahatan konvensional lainnya,” ujarnya.
Polisi juga mengimbau masyarakat pengguna jasa parkir untuk tidak meninggalkan barang berharga di dalam kendaraan. Pasalnya, modus pecah kaca masih menjadi ancaman, terutama di area parkir yang padat aktivitas.
Ipda Septian menegaskan, masyarakat diminta segera melapor apabila menemukan atau mengalami gangguan kamtibmas. “Apabila masyarakat menemukan atau mengalami gangguan kamtibmas, agar segera melapor kepada petugas kepolisian di lokasi terdekat atau menghubungi layanan darurat Call Center 110 Polresta Bandara Soekarno-Hatta,” tegasnya.
Selain persoalan kriminalitas, kepolisian juga mengingatkan warga di sekitar kawasan bandara untuk tidak bermain layang-layang. Menurutnya, aktivitas tersebut berpotensi mengganggu keselamatan penerbangan dan membahayakan operasional pesawat.
“Aktivitas tersebut berpotensi mengganggu keselamatan penerbangan dan membahayakan operasional pesawat,” ucapnya.
Menutup keterangannya, Ipda Septian mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak mudah terprovokasi oleh ajakan yang bersifat anarkis. Ia menekankan pentingnya sinergi aparat dan masyarakat demi menciptakan suasana yang aman, tertib, dan nyaman di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
“Sinergi antara aparat dan masyarakat dinilai menjadi kunci terciptanya suasana aman, tertib, dan nyaman di lingkungan Bandara Internasional Soekarno-Hatta,” pungkasnya.

















